303agent.com - BEIJING, Mengikuti China Open 2015, pelatih ganda campuran, Richard Mainaky, membeberkan mengenai target anak-anak asuhnya. Menurut Richard, dia tak memberikan target khusus bagi tiga pasangan ganda campuran yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili.
“Untuk ganda campuran kami memang tidak ada target khusus. Untuk Owi/Butet lebih kepada mengamankan posisi di ranking dua, sementara dua lainnya lebih mengejar poin untuk masuk ke delapan besar agar meraih tiket ke Olimpiade,” kata Richard, seperti dimuat 303agent.com
“Owi/Butet tidak ada masalah khusus. Tinggal mereka jika mau aman di posisi dua, di China Open dan Hong Kong Open harus lebih baik. Paling tidak bisa mencapai semifinal,” tambahnya.
Di babak pertama China Open 2015 ini, Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan pasangan Jerman, Michael Fuchs/Birgit Michels. Di atas kertas, Tontowi/Liliyana yang menang empat kali dari lima kali berhadapan, jauh lebih diunggulkan dari lawan.
“Setelah pulang dari turnamen di Eropa kemarin, yang saya kejar untuk Owi khususnya adalah kekuatan dan daya tahan tangan. Dari hasil latihan tersebut, saya mau lihat dia sudah sampai mana berkembangnya. Saya juga sudah menyerahkan kepada pelatih fisiknya, dan saya lihat dua hari ini Owi dalam kondisi yang bagus,” kata Richard lagi.
“Untuk ganda campuran kami memang tidak ada target khusus. Untuk Owi/Butet lebih kepada mengamankan posisi di ranking dua, sementara dua lainnya lebih mengejar poin untuk masuk ke delapan besar agar meraih tiket ke Olimpiade,” kata Richard, seperti dimuat 303agent.com
“Owi/Butet tidak ada masalah khusus. Tinggal mereka jika mau aman di posisi dua, di China Open dan Hong Kong Open harus lebih baik. Paling tidak bisa mencapai semifinal,” tambahnya.
Di babak pertama China Open 2015 ini, Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan pasangan Jerman, Michael Fuchs/Birgit Michels. Di atas kertas, Tontowi/Liliyana yang menang empat kali dari lima kali berhadapan, jauh lebih diunggulkan dari lawan.
“Setelah pulang dari turnamen di Eropa kemarin, yang saya kejar untuk Owi khususnya adalah kekuatan dan daya tahan tangan. Dari hasil latihan tersebut, saya mau lihat dia sudah sampai mana berkembangnya. Saya juga sudah menyerahkan kepada pelatih fisiknya, dan saya lihat dua hari ini Owi dalam kondisi yang bagus,” kata Richard lagi.


















